Promo gratis ongkir untuk wilayah Jakarta, terbatas!

Jilbab Bayi : Cara Memilih Model Jilbab Bayi yang Nyaman

Jilbab Bayi Rifara. Sekarang ini model fashion semakin berkembang pesat begitu juga dengan model jilbab. Ada model jilbab segi empat dengan berbagai macam motif, jilbab pashmina, jilbab instan maupun jenis jilbab lainnya. Jilbab ini tidak hanya bisa dipakai oleh para remaja atau orang dewasa saja, namun bisa digunakan juga oleh anak-anak maupun bayi.

Ada beragam model jilbab bayi yang unik dan menarik. Namun, pada saat menggunakan jilbab untuk bayi Anda harus sangat selektif. Tujuannya adalah agar bayi merasa nyaman ketika memakainya. Berikut ada penjelasan mengenai manfaat memakaikan jilbab sejak dini untuk bayi dan 10 tips cara memilih serta menggunakan jilbab untuk bayi agar merasa nyaman.

Gamis Nusaibah dan Jilbab Syaima Series Pink Fanta YELLOW ORANGE

Manfaat Memakaikan Jilbab Bayi Sejak Dini.

Menjadi suatu tantangan tersendiri ketika harus melatih anak untuk berhijab sejak dini bahkan sejak bayi. Meskipun masih bayi, namun menanamkan kebiasaan agar anak berhijab sejak dini lebih diutamakan. Hal ini karena anak nantinya akan terbiasa dengan suatu pembiasaan. Memakaikan jilbab sejak dini untuk bayi memberikan banyak sekali manfaat. Beberapa diantaranya yaitu:

• Anak menjadi belajar terkait batas-batas aurat yang harus diperhatikan sebagai seorang perempuan. Meskipun anak memiliki usia yang masih kecil dan belum memahami apa itu aurat, namun dengan pembiasaan tersebut bisa membuat anak menjadi paham mengapa sejak kecil kedua orang tuanya mengajarkan tentang batas-batas aurat bagi seorang perempuan.

• Mengajak anak untuk mengamalkan ilmu yang sudah pernah diperoleh. Anak kecil mungkin memang tidak tahu apakah manfaat dari sebuah ilmu. Namun mengajarkan anak agar mengenakan jilbab sejak dini harus dengan suatu penjelasan yang bisa dimengerti oleh anak-anak tersebut. Sekarang ini ada banyak model jilbab bayi. Tentunya dengan banyaknya model yang menarik dan lucu akan membuat anak menjadi lebih bersemangat untuk mengenakan jilbab.

• Menjaga diri anak dari adanya pelecehan seksual. Zaman sekarang ini membuat seseorang bisa melakukan segala hal untuk berbuat berbagai macam kejahatan dan demi memperoleh uang. Jadi, melatih anak agar memakai jilbab sejak dini nantinya bisa mengajarkannya supaya bisa menjaga diri.

• Jilbab bisa membuat anak menjadi lebih berani. Dengan menggunakan jilbab, anak harus dibiasakan agar terampil melakukan berbagai macam aktivitas atau kegiatan. Jadi, berjilbab tidak akan membuatnya menjadi terkukung.

10 Tips Cara Memilih Serta Menggunakan Jilbab Untuk Bayi Agar Merasa Nyaman

Orang tua tentu saja ingin mengajarkan ilmu agama sejak dini kepada anak-anaknya. Termasuk juga kewajiban mengenakan jilbab bagi para perempuan muslim. Hal inilah yang membuat banyak sekali para orang tua yang membiasakan bayi perempuannya mengenakan jilbab. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kebiasaan serta memahamkaan anak mengenai kewajibannya sebagai perempuan muslim meskipun masih kecil.

Pembiasaan seperti ini sangat bagus diterapkan kepada bayi nantinya. Namun, pastikan jangan sampai bayi merasa rewel ketika mengenakan jilbab karena tidak nyaman. Sebab bayi akan cenderung merasa sensitif terhadap suasana baru yang terjadi pada setiap anggota tubuhnya. Pilihlah jilbab pada bayi yang sesuai dengan tingkat kenyamanan bayi.

Nah, agar bayi merasa nyaman ketika menggunakan jilbab, berikut ada 10 tips cara memilih serta menggunakan jilbab untuk bayi agar merasa nyaman, diantaranya yaitu:

• Memilih Jenis Jilbab Instan

Ada banyak sekali jenis jilbab. Jenis jilbab yang cocok dipakai oleh bayi yaitu jilbab instan. Bayi tentunya tidak harus memakai jilbab yang terlalu mengikuti aturan syariat Islam. Sebab bayi belum memiliki cukup umur. Membiasakan untuk memakaikan jilbab pada bayi saja sudah menunjukkan bahwa Anda ikut berperan di dalam proses menanamkan nilai-nilai keagamaan pada bayi Anda tersebut.

Jadi, pilihlah jilbab instan yang bersifat praktis untuk bayi. Sekarang ini telah ada banyak sekali model maupun jenis jilbab bayi yang bisa Anda pilih. Tentunya dengan beragam bentuk dan warna yang terlihat lucu. Jilbab yang terlihat menarik akan membuat bayi lebih tertarik untuk memakainya karena ia menyukainya.

• Memilih Warna Cerah

Ada banyak sekali varian warna dari jilbab untuk bayi. Berbagai macam warna bisa dicocokkan dengan baju yang dikenakan oleh bayi. Namun, utamakan untuk memilih warna jilbab yang berkategori cerah. Warna yang cerah biasanya lebih disukai bayi. Jika bayi menyukainya, maka bisa membuatnya mau mengenakan jilbab tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Bayi biasanya seringkali merasa merasakan gerah dan bosan. Jilbab warna cerah yang dikenakan oleh bayi bisa menyerap panas matahari. Hal ini bisa membuat bayi Anda menjadi tidak akan merasakan kepanasan ketika menggunakannya. Warna cerah bisa menyesuiakan dengan keinginan Anda.

• Tidak Memilih Jilbab Bayi Dengan Banyak Sekali Pernak-Pernik

Ada jilbab bayi yang memiliki banyak hiasan pernak-pernik. Banyaknya hiasan pernak-pernik yang diletakkan menempel pada jilbab mungkin memang terlihat lebih lucu. Namun, bayi bisa jadi merasa tidak nyaman ketika memakainya. Hal ini karena bayi memang belum mengerti apakah arti dari keindahan.

Hal yang terpenting bagi bayi yaitu kenyamanan ketika mereka mengenakannya. Belum lagi dengan adanya pernak-pernik pada jilbab bisa membuat bahan dari jilbab tersebut menjadi terasa lebih berat. Selain itu pernak-pernik tersebut juga dikhawatirkan bisa termakan oleh bayi. Jika hal tersebut terjadi tentu akan membahayakan bayi Anda.

Jadi belilah saja jilbab bayi yang polos dari menempelnya pernak-pernik yang ada pada bahannya. Bayi akan merasa senang serta terbiasa ketika mengenakannya. Jangan sampai hanya karena jilbab tersebut lucu Anda memakaikannya pada bayi. Padahal bayi Anda merasa tidak nyaman pada saat memakainya. Ketikdaknyaman tersebut bisa membuatnya rewel.

• Tidak Memakaikan Jilbab yang Menggunakan Tali

Sekarang ini jilbab memiliki berbagai macam model yang mengikuti perkembangan gaya masyarakat pada umumnya. Ketika memilih jilbab untuk bayi sebaiknya Anda tidak memilih jilbab yang memakai tali. Sebab tali tersebut cenderung akan dimainkan oleh bayi yang akan membuat posisi jilbab menjadi tidak akan benar ketika dipakaikan pada kepalanya. Pilihlah jenis jilbab yang memiliki karet pada bagian lekukan di lehernya. Fungsinya adalah sebagai penahan jilbab supaya tidak mudah lepas.

• Memilih Bahan Jilbab Untuk Bayi yang Tepat

Salah satu hal yang juga penting diperhatikan yaitu pemilihan bahan jilbab untuk bayi. Jangan sampai memberikan bayi jilbab yang berbahan kasar dan membuatnya menjadi merasa tidak nyaman. Sesuaikan bahan dengan iklim yang ada di wilayah lingkungan bayi Anda. Tujuannya yaitu supaya bayi merasakan nyaman serta bisa mengenakan jilbab pada waktu yang cukup lama. Tingkat kesensitifan dari kulit bayi juga perlu diperhatikan. Sebab beberapa bayi ada yang memiliki suatu alergi terhadap jenis bahan tertentu.

• Menyesuaikan Cuaca

Pemakaian jilbab pada bayi sebaiknya sesuaikan dengan cuaca. Ketika cuaca dingin pilihlah bahan jenis kaos untuk jilbab bayi supaya ia merasakan hangat. Bahan kain bisa dipilih pada saat cuaca sedang sangat panas. Jadi jilbab tersebut bisa menyerap keringat bayi. Selain itu angin menjadi lebih mudah untuk masuk kedalam tubuhnya. Hal ini akan menentukan tingkat kenyamanan bayi supaya tidak rewel ketika memakai jilbab.

• Melepaskan Jilbab Ketika Bayi Tidur

Biasanya mengajak bayi bepergian akan membuatnya menjadi tertidur. Sebab bayi sering sekali merasakan kondisi lelah dan juga bosan. Sebaiknya pada saat mereka tertidur di suatu tempat yang datar, bukalah jilbabnya. Tujuannya adalah agar bayi bisa tertidur dengan lebih nyenyak serta tidak mudah rewel.

Pada saat bayi tertidur akan mengeluarkan banyak sekali keringat. Jika tertidur dengan mengenakan jilbab hal yang dikhawatirkan adalah keringat tersebut bisa membuat iritasi pada kulit bayi. Jadi sangat perlu melepaskan jilbab ketika bayi tertidur.

• Membawa Cadangan Jilbab Bayi Ketika Bepergian

Hal penting yang perlu dilakukan ketika bepergian adalah membawa cadangan baju serta cadangan jilbab untuk bayi. Bayi belum mengetahui tentang bagaimana cara-cara menjaga pakaiannya supaya senantiasa bersih. Biasanya jilbab mereka akan terkena kotoran seperti ceceran makanan yang selesai mereka makan.

Bayi bisa juga memainkan permainan yang akan membuat jilbabnya menjadi kotor. Jangan sampai Anda membiarkan jilbab yang dikenakan bayi tersebut kotor dengan waktu terlalu lama. Sebab bisa menyebabkan timbulnya sarang kuman maupun sarang bakteri. Kuman atau bakteri tersebut bisa membuat kulit bayi menjadi iritasi.

Terdapat beberapa ciri dari iritasi pada kulit bayi antara lain yaitu adanya ruam merah, gatal-gatal serta terlihat bayi tidak nyaman ketika mengenakannya. Jangan sampai hal ini terjadi pada bayi Anda karena bisa menyebabkan ia menjadi tidak nyaman dan rewel.

• Memakaikan Jilbab Bayi Saat Bepergian Saja

Bayi memiliki kulit yang berbeda dengan orang dewasa. Kulit yang dimiliki oleh bayi sangat sensitif terhadap keadaan lingkungan yang ada di daerah sekitarnya. Jadi, perhatian yang sangat ekstra diperlukan ketika merawatnya. Pakaikan jilbab pada bayi ketika akan bepergian keluar rumah saja. Sebab jika memakaikan jilbab pada bayi sehari-hari dikhawatirkan bagian kulitnya bisa terkena iritasi.

Iritasi bisa terjadi akibat kurangnya udara. Bayi biasanya akan lebih mudah berkeringat. Kulit bayi selalu membutuhkan adanya udara untuk menghilangkan keringat yang telah dihasilkan tersebut. Jadi, jilbab sebaiknya dipakaikan hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Janganlah juga terlalu sering memakaikannya pada saat bayi sedang berada di dalam rumah.

• Memperhatikan Kebersihan Jilbab Untuk Bayi

Gantilah jilbab yang sudah dipakai oleh bayi setidaknya sekali dalam sehari. Jilbab yang telah selesai dipakai oleh bayi cuci langsung. Jangan memakaikan jilbab yang sama sebelum mencucinya terlebih dahulu. Bayi lebih aktif bergerak serta mengeluarkan banyak sekali keringat jika dibandingkan dengan para orang dewasa.

Jilbab yang selesai dikenakan juga akan mudah kotor karena keringat tersebut. Meskipun tidak terlihat kotor tetapi jilbab yang sudah dikenakan bayi akan berpotensi menimbulkan munculnya jamur serta kuman. Jamur serta kuman tersebut bisa menempel pada kulit bayi. Jadi, selalu perhatikanlah kebersihan dari jilbab yang dikenakan oleh bayi. Gantilah jilbab tersebut dengan cara yang teratur.

Demikian penjelasan mengenai manfaat memakaikan jilbab sejak dini untuk bayi dan 10 tips cara memilih serta menggunakan jilbab untuk bayi agar merasa nyaman. Pilihlah jilbab bayi yang nyaman agar bayi tidak rewel ketika mengenakannya. Bagi Anda yang sedang bingung menjadi jilbab bayi berkualitas dengan harga terjangkau pesan atau kunjungi saja toko kami. Kami menyediakan yang Anda butuhkan dengan beragam model dan tentunya nyaman jika dikenakan oleh si kecil.