Promo gratis ongkir untuk wilayah Jakarta, terbatas!

Jilbab Anak : Tips Memilih Jilbab Anak

Jilbab Anak Rifara. Ada banyak sekali model dan warna jilbab anak yang bisa Anda pilih. Tentunya dengan beragam jenis bahan dan harganya. Membiasakan anak untuk mengenakan jilbab sejak kecil bukanlah tanpa alasan. Berikut ada penjelasan mengenai 6 alasan harus membiasakan anak berjilbab sejak dini, hukum memakai jilbab untuk anak dan beberapa tips memilih jilbab untuk anak yang bisa Anda coba terapkan.

Gamis Nusaibah dan Jilbab Syaima Series Pink Fanta YELLOW ORANGE

6 Alasan Membiasakan Menggunakan Jilbab Anak Sejak Dini

gamis khaulah polka rifara harga jual 2

Ada banyak orang tua terutama ibu-ibu yang mengeluhkan anaknya susah ketika disuruh menutup aurat. Hal seperti ini bisa terjadi karena anak belum terbiasa mengenakan jilbab sejak kecil. Pembiasaan sejak dini ini perlu dilakukan sebab belum tentu ketika sudah dewasa anak mau disuruh untuk menutup auratnya. Biasanya jika usia anak beranjak semakin dewasa maka akan semakin sulit untuk diberikan nasehat. Mengapa anak harus dibiasakan untuk mengenakan jilbab sejak dini? Hal ini bukanlah tanpa alasan.

Beberapa alasannya diantaranya yaitu:

• Setiap perilaku anak akan diminta pertanggung jawabannya kelak dihadapan Allah SWT

Rumah merupakan sekolah pertama bagi para anak. Sedangkan guru pertama yang terbaik untuk anak adalah ibu dan ayahnya. Hal ini karena mereka akan memberikan pembelajaran yang penting mengenai masalah tauhid, akhlak, ibadah dan ilmu-ilmu keduniaan yang lainnya.

Sebagai guru pertama untuk anak-anaknya, ibu dan ayah dari anak tersebut nakan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah kelak di akhirat. Termasuk juga mengenai masalah berjilbab atau tidaknya anak perempuan yang dimilikinya. Hal ini karena mengenakan jilbab dengan syar’i memiliki hukum yang wajib bagi setiap muslimah.

• Jilbab akan menjaga dirinya dari berbagai macam perbuatan buruk

Berjilbab memiliki banyak sekali hikmah bagi seorang perempuan. Salah satunya yaitu untuk menjaga dirinya dari berbagai macam perbuatan buruk serta niat jahat seperti contohnya adalah perzinaan, pelecehan seksual dan jenis niat jahat lainnya. Dengan mengenakan jilbab anak maka aurat anak menjadi tertutup secara sempurna. Jadi, tidak lagi menimbulkan pancingan bagi mata dari para laki-laki yang nakal.

• Perintah Allah SWT supaya mendidik anak-anak agar taat sebelum menginjak usia baligh

Ada saat-saat yang terbaik untuk mendidik anak, menanamkan pemahaman mengenai sesuatu hal dan membentuk kebiasan-kebiasaan yang baik yaitu pada usianya sebelum baligh. Seperti contohnya Rasulullah memeperintahkan para orang tua untuk mengajari anaknya melaksanakan ibadah shalat sejak usianya 7 tahun.

Jika anak tersebut tidak mau melaksanakannya sesudah ia berusia 10 tahun, maka kewajiban orang tua adalah memukulnya. Begitupula dengan mengenakan jilbab. Wajibnya mengenakan jilbab bagi seorang wanita adalah sama dengan wajibnya ibadah melaksanakan shalat, puasa serta zakat. Jadi, mendidik anak untuk mengenakan jilbab anak semenjak dini menjadi sebuah kewajiban bagi para orang tua.

• Dengan berjilbab anak menjadi lebih mulia

Jilbab akan mengangkat kemuliaan seorang wanita muslimah. Sebab Rasulullah dalam sebuah haditsnya menjelaskan bahwa sebaik-baiknya perhiasan dunia yaitu wanita shalihah. Setiap wanita yang shalihah yaitu wanita yang berjilbab syar’i sesuai ketentuan agama Islam. Anda sebagai orang tua tentunya menginginkan anak perempuan yang dimiliki menjadi wanita muslimah yang mulia dan terjaga. Jadi, berjilbab merupakan salah satu jalan atau cara untuk mewujudkan hal tersebut.

• Berjilbab dengan senang hati serta tanpa adanya paksaan

Ketika anak telah terbiasa mengenakan jilbab sejak dini, maka berjilbab menjadi telah melekat dengan dirinya. Selain itu bisa menjadi sebuah kebiasaan yang tentunya sangat sulit untuk ditinggalkan. Artian lainnya yaitu anak merasa sangat nyaman pada saat mengenakan jilbab. Bahkan bisa merasa risih jika tampil dengan tanpa hijab.

Jauh berbeda ketika anak sudah beranjak remaja kemudian Anda suruh mengenakan jilbab. Ketika anak telah terbiasa tampil tanpa mengenakan jilbab, pada saat ia mempunyai teman pergaulan tanpa mengenakan jilbab tentu akan membuatnya merasa kesulitan untuk berjilbab.

Karena kesulitan tersebut akhirnya ia memerlukan waktu yang lama untuk bisa terbiasa mengenakan jilbab. Selain itu juga butuh penyesuaian bahkan seringkali akhirnya anak mengenakan jilbab dengan penuh rasa keterpaksaan dari orang tuanya. Sesuatu yang dipaksakan tentunya sangat sulit dilaksanakan dengan istiqomah. Sebab tidak ada rasa ikhlas dari dalam dirinya.

• Berjilbab akan mengontrol pergaulannya sejak dini

Ada salah satu tabiat yang dimiliki oleh manusia yaitu merasakan nyaman ketika berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai kesamaan dengan dirinya. Baik itu kesamaan mengenai kebiasaan, hobi, cara berpenampilan dan berbagai macam kesamaan lainnya.

Begitupun dengan kesamaan berjilbab tentu akan menarik dirinya dengan cara langsung maupun tidak untuk berteman dengan wanita lain yang juga mengenakan jilbab dan juga menjaga dirinya. Jika hal seperti ini terjadi, tentu pergaulan anak-anak perempuan Anda akan terjaga dan terkontrol dengan baik, terutama dari sisi atau aspek pertemanan.

Jilbab Anak : Hukum Memakai Jilbab Untuk Anak

Anak adalah anugerah dan titipan yang Allah berikan kepada para orang tua. Jadi, membimbing anak supaya menjadi anak yang sholih dan sholihah diperlukan. Mengarahkan anak agar beriman dan senantiasa bertakwa kepada Allah merupakan tanggung jawab terbesar yang dimiliki oleh orang tua agar anak berada pada jalan yang benar.

Mempunyai seorang anak yang sehat, lucu dan juga mengemaskan merupakan suatu hal terindah di dalam setiap keluarga. Apalagi jika yang Allah berikan adalah anak perempuan. Anak perempuan di dalam syariat islam diperintahkan untuk menutup aurat. Menutup aurat harus dilatih sejak anak masih kecil termasuk dalam mengenakan jilbab.

Pada zaman yang semakin berkembang, kelak ketika anak mulai beranjak dewasa akan semakin banyak sekali moral-moral remaja yang menjadi rusak. Bisa rusak karena ia tidak pernah diajarkan mengenai berbagai macam nilai keagamaan sejak dini atau sejak kecil. Jadi, sebelum anak terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan sangat diperlukan suatu didikan dan latihan agar anak mengenakan busana muslim dan jilbab sejak dini.

Mengenakan jilbab untuk anak-anak sebelum masuk masa baligh memang memiliki hukum yang tidak wajib. Namun tidak ada salahnya jika Anda mulai mengajarkan anak untuk mengenakan jilbab agar terbisa pada saat ia telah dewasa nanti. Mayoritas anak tidak suka memakai jilbab dengan alasan membuat gerah atau membuatnya menjadi merasa tidak nyaman.

Jadi, Anda sebagai orang tua harus benar-benar pintar serta cermat di dalam memilih jilbab maupun busana muslim yang akan dipakai oleh. Banyak sekali produsen jilbab yang menghasilkan jilbab dengan berbagai macam warna, motif serta model menarik. Namun belum tentu bisa menjamin kualitas serta kenyamanan dari penggunanya termasuk juga produk jilbab anak.

Jadi, Anda harus sangat selektif ketika memilihkan jilbab untuk anak. Jangan sampai karena tidak nyaman akhirnya anak tidak mau mengenakan jilbab. Jika anak tidak mau mengenakan jilbab, maka Anda harus berusaha lebih ekstra lagi untuk membujuknya. Pilihkan jilbab yang memang nyaman ketika dipakai. Jangan hanya karena terlihat lucu Anda memaksa anak untuk mengenakannya.

Tips Memilih Jilbab Untuk Anak

Ketika memilih jilbab untuk anak jangan sembarangan. Pastikan jilbab tersebut disukai oleh anak dan nyaman dipakai. Berikut ada beberapa tips memilih jilbab untuk anak yang bisa coba Anda terapkan, diantaranya yaitu:

• Bahan jilbab nyaman serta menyerap keringat

Jilbab yang dikenakan oleh anak sebaiknya terbuat dari jenis bahan 100% katun atau punrayon. Hal ini karena jika terbuat dari bahan katun, maka jilbab akan dengan mudah menyerap keringat. Jilbab yang mudah menyerap keringat menjadi pilihan yang tepat terutama bagi anak yang aktif bergerak. Namun hindarilah pemilihan jenis bahan jilbab polyester. Sebab jika Anda mempunyai anak yang memiliki kulit sensitif, maka bahan jenis ini akan menimbulkan rasa gatal karena timbulnya alergi pada kulit.

• Membedakan jilbab di dalam berbagai macam aktivitas atau kegiatan

Jika Anda sebagai orang tua ingin memulai untuk mengajarkan anak mengenakan jilbab sejak kecil, maka sebaiknya belilah jilbab dengan jumlah lebih dari satu. Selain itu pilih juga manakah jilbab yang akan dikenakan untuk sehari-hari, berpergian maupun untuk kegiatan keagamaan contohnya seperti mengaji.

• Memilih warna yang cerah

Pada saat memilih warna jilbab yang tepat untuk anak bisa Anda sesuaikan dengan keinginan mereka. Jadi, biarkan anak untuk ikut menentukan manakah pilihan warna yang disukainya. Pilihkan jilbab dengan nuansa yang cerah atau mungkin jilbab dengan motif warna-warni. Hal ini karena warna busana yang dipakai oleh anak biasanya bisa mempengaruhi perasaannya. Memberikan pilihan warna yang cerah bisa membuat anak menjadi merasa lebih bahagia serta menjadi bersemangat.

• Memilih jilbab yang menutup aurat

Anda tidak hanya harus memerintahkan anak untuk mengenakan jilbab saja. Anda juga harus memahamkan kepada mereka mengenai syariat-syariat penting yang ada di dalam agama islam mengenai perintah mengenakan jilbab. Agama Islam mengajarkan para wanita muslim untuk mengenakan jilbab agar menutup aurat. Ciri-ciri mengenakan jilbab yang benar yaitu panjang serta menutupi dada.

• Memilihkan model kesukaan anak

Salah satu upaya untuk melatih anak mengenakan jilbab yaitu menentukan model yang sesuai dengan karakter yang anak sukai. Cara ini akan memudahkan Anda untuk mendidik anak di dalam mengenakan jilbab. Jadi, tanpa disuruh anak akan mau mengenakan jilbab dengan pilihannya sendiri. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan rasa bosan serta jenuh terhadap anak-anak yang mengenakannya.

• Jilbab praktis atau instan

Jenis jilbab yang bisa dipakai oleh anak yaitu jilbab praktis atau instan. Biasanya jilbab instan akan lebih membuat anak menjadi merasa nyaman pada saat bermain dengan alasan karena mudah dipakai dan tidak merepotkan.

• Tidak Menggunakan Jarum

Jilbab yang dipakai oleh anak jangan sampai memakai jarum. Sebab jarum pentul jika tidak dipakai dengan hati-hati bisa melukainya mengingat anak-anak masih aktif bergerak. Pemakaian jarum juga bisa membuat kulit anak menjadi gatal terutama untuk jenis kulit yang sensitif. Jadi, sebisa mungkin pilih jenis jilbab yang sederhana saja tanpa peniti supaya lebih mudah dikenakan.

Diatas merupakan penjelasan mengenai 6 alasan harus membiasakan anak berjilbab sejak dini, hukum memakai jilbab untuk anak dan beberapa tips memilih jilbab untuk anak yang tepat. Bagi Anda yang sedang mencari jilbab anak berkualitas, nyaman dipakai dan memiliki harga terjangkau, pesan atau datang saja ke toko kami. Tempat kami memberikan yang Anda butuhkan tentunya dengan pelayanan yang tidak mengecewakan.